CHYNTIA VATICA. S (1193151003) _ UTS BK KARIR

"BINGUNG MENENTUKAN KARIR YANG SESUAI DENGAN DIRI INDIVIDU"

Hey kamu! Masih bingung ya? Jangan khawatir, disini Calon Konselor akan memberitahu kamu sesuai dengan teori Karir, Teori Myers-Briggs (MBTI).



   Halo, Sobat Calon Konselor. Sebelum memasuki permasalahan, kita bahas terlebih dahulu mengenai Teori Myers-Briggs.




   Tahukah kamu siapa penemu Teori Myers-Briggs? Ya, benar. Mereka adalah Isabel Briggs Myers dan ibunya, Katherine Cook Briggs.

    Isabel Briggs Myers (18 Oktober 1897 - 5 Mei 1980) adalah seorang ahli teori psikologis Amerika yang diteliti teori kepribadian dengan ibunya, Katharine Cook Briggs (1875-1968).


    Minat Katharine dalam teori kepribadian lahir ketika dia membaca sebuah buku oleh Carl G. Jung pada tahun 1923. Katharine menyampaikan temuannya dengan Isabel dan bersama-sama mereka menciptakan inventarisasi. Mereka berdua memiliki hasrat untuk memahami pembangunan manusia dan keinginan untuk membuat teori kepribadian yang diakses oleh semua orang dengan cara yang praktis. Dia adalah co-pencipta, dengan ibunya, dari Myers-Briggs Type Indicator (MBTI).

  Isabel dan ibunya Katherine, sudah sangat yakin bahwa teori Jung dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman manusia. Oleh karena itu, mereka mengembangka suatu instrumen berdasarkan teori Jung. Dimana nantinya instrumen ini, memungkinkan seseorang mempelajari jenis perilakunya sendiri sehingga dapat memahami dirinya sendiri dengan lebih baik berkaitan dengan cara mereka berinteraksi dengan orang lain. Instrumen tersebut di bagi menjadi 4 pasangan dimensi. Sebagai berikut:

1. Extroverts - Introverts
--> Mencerminkan suatu orientasi terhadap dunia luar manusia dan benda ataupun dunia-dalam yang berupa konsep dan ide. 

--> Jung mengatakan bahwa: Extrovert dapat bekerja dengan nyaman dan sukses jika berinteraksi dengan hal-hal di luar diri mereka, seperti orang lain, pengalaman, dan situasi. Ekstrovert suka mengklarifikasi pikiran dan idenya dengan cara berbicara dan berbuat. Mereka yang merasa lebih nyaman bekerja dengan cara ekstravet akan berpikir dengan keras. Introvert, sebaliknya, lebih tertarik dengan dunia di dalam pikiran, hati, dan jiwa mereka. Introvert suka merumuskan ide dan tindakan, memikirkannya sampai hal itu menjadi lebih bermakna dengan cara introvert seringkali bijaksana, suka berpikir, dan lambat dalam bertindak karena mereka memerlukan waktu untuk menafsirkan pikiran internal ke dunia eksternal.

2. Sensors - Intuitives
--> Menjelaskan persepsi sebagai suatu yang langsung datang dari pancaindra atau secara tidak langsung dari bawah sadar.
--> Orang yang masuk dalam katagori penginderaan ini memandang dunia melalui indra mereka-penglihatan, pendengaran, sentuhan, pengecapan, dan penciuman. Mereka mengobservasi apa yang nyata, apa yang factual, dan apa yang sebenarnya terjadi. Dengan melihat (atau pengalaman penginderaan lainnya) baru dapat dipercaya.
--> Sebaliknya, mereka yang dikaitkan dengan katagori intuisi cenderung membaca secara tersirat dari yang tertulis, berfokus pada makna, dan memperhatikan apa yang ada dan apa yang akan terjadi. Orang yang intuitif memandang dunia berdasarkan kemungkinan dan hubungan dan sadar akan seluk-beluk bahasa tubuh dan nada suara. Jenis persepsi ini menyebabkan mereka mengkaji masalah dan permasalahan yang ada melalui cara yang kreatif dan orisinil.

3. Thinkers - Feelers
--> adalah pendekatan yang digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan keputusan melalui proses yang tidak pribadi, logis, atau subjektif.
--> Para pemikir menganalisis informasi, data, situasi, dan manusia serta membuat keputusan berdasarkan logika. Mereka berhati-hati dan lambat dalam menganalisis data karena keakuratan dan kesuksesan penting bagi mereka. Mereka yakin akan objektivitas dan juga pada perkiraan yang logis dan argument yang rasional.
--> Orang yang perasa mencari-cari pengaruh suatu keputusan atas diri mereka dan orang lain. Mereka mempertimbangkan alternative yang ada dan menguji bukti untuk membentuk suatu resksi dan komitmen pribadi. Mereka yakin bahwa yang kompleks dan tidak semuanya objektif.

4. Judgers - Perceivers
--> Tipe dikotomi yang terakhir ini ingin melihat derajat fleksibilitas seseorang.
--> Judgers disini diartikan sebagai tipe orang yang selalu bertumpu pada rencana yang sistematis, serta senantiasa berpikir dan bertindak secara sekuensial (tidak melompat-lompat).
--> Sementara tipe perceivers adalah mereka yang bersikap fleksibel, adaptif, dan bertindak secara random untuk melihat beragam peluang yang muncul.


  Jadi Sobat, langsung saja. Saya akan menjelaskan Tipe kepribadian menurut teori Myers-Briggs (MBTI) ini. Sebagai berikut:



1. ENFJ (Extrovert, Intuition, Feelings and Judging)

--> Pemimpin yang karismatik dan menginspirasi, mampu memukau pendengarnya. Kreatif, peduli apa kata orang lain, pandai bergaul, menyukai tantangan, dan butuh apresiasi.


--> Profesi yang cocok: Konsultan, Psikolog, Pengajar, Marketing, Entertainer, Penulis, Motivator.

--> Partner yang cocok: INFP atau ISFP

--> Tokoh: Abraham Lincoln, Johnny Depp, Oprah Winfrey, Barack Obama.

2. ENFP (Extrovert, Intuituion, Feelings and Percieving)

--> Semangat yang antusias, kreatif dan bebas bergaul, yang selalu dapat menemukan alasan untuk tersenyum. Ramah, imajinatif, pandai berkomunikasi, dan bisa membaca kebutuhan orang lain.


--> Profesi yang cocok: Psikolog, Entertainer, Pengajar, Motivator, Presenter, Reporter, MC, Seniman, guru.

--> Partner yang cocok: INTJ atau INFJ

--> Tokoh: Bob Dylan, Wall Disney, Anne Frank.

3. ENTJ (Extrovert, Intuition, Thinking and Judging)

--> Pemimpin yang pemberani, imajinatif, dan berambisi kuat. Selalu menemukan cara atau menciptakan cara melakukan sesuatu.

--> Profesi yang cocok: Pengusaha, Pengacara, Hakim, Konsultan.

--> Partner yang cocok: INTP atau ISTP

--> Tokoh: Aristoteles, Harrison Ford, Franklin D. Roosevelt.

4. ENTP (Extrovert, Intuition, Thinking and Perceiving)

--> Pemikir yang cerdas dan serius yang gatal terhadap tantangan intelektual. Sanggup memecahkan masalah yang menantang. Banyak bicara, fleksibel, dan kurang konsisten.

--> Profesi yang cocok: Pengacara, Programmer, Pebisnis

--> Partner yang cocok: INFJ atau INTJ

--> Tokoh: Socrates, Leonardo da Vinci.

5. ESFJ (Extrovert, Sensing, Feelings and Judging)
--> Orang yang sangat peduli, sosial dan populer, selalu ingin membantu. Hangat, banyak bicara, membutuhkan keseimbangan, santai, sederhana, teliti, dan rajin merawat apa yang dimiliki.

--> Profesi yang cocok: Perencana Keuangan, Perawat, Guru, Bidang anak-anak.

--> Partner yang cocok: ISFP atau INFP


6. ESFP (Extrovert, Sensing, Feelings and Perceiving)
--> Orang yang spontan, bersemangat dan antusias, hidup tidak akan membosankan saat berdekatan dengan mereka. Mudah berteman, ramah, menyenangkan, optimis, ceria, suka menjadi pusat perhatian, menghindari konflik, cepat, dan praktis.

--> Profesi yang cocok: Entertainer, Seniman, Marketing, Konselor, Desainer, Tour Guide.

--> Partner yang cocok: ISTJ atau ISFJ

--> Tokoh: Bill Clinton, Pablo Picasso, Woody Harrelson.

7. ESTJ (Extrovert, Sensing, Thinking and Judging)
--> Administrator istimewa, tidak ada duanya dalam mengelola sesuatu atau orang. Praktis, sistematis, disiplin, dan cenderung kaku.

--> Profesi yang cocok: Militer, Manajer, Polisi, Hakim, Pengacara, Guru, Sales, Auditor, Akuntan

--> Partner yang cocok: ISTP atau INTP

--> Tokoh: George W. Bush, Alec Baldwin.

8. ESTP (Extrovert, Sensing, Thinking and Perceiving)
--> Orang yang cerdas, bersemangat dan sangat tanggap, benar-benar menikmati hidup yang menantang. Spontan, aktif, enerjik, ceplas-ceplos, berkarisma, mudah beradaptasi.

--> Profesi yang cocok: Marketing, Sales, Polisi, Pebisnis, Pialang Saham.

--> Partner yang cocok: ISFJ atau ISTJ

--> Tokoh: Arthur Conan, Donald Trump, Franklin D.

9. INTP (Introvert, Intuitionm, Thinking and Perceiving)
--> Menghargai intelektualitas dan pengetahuan, lebih suka bekerja sendiri, kritis, skeptis, mudah curiga dan pesimis, tidak suka memimpin, dan memiliki minat yang jelas.

--> Profesi: Penulis Buku Teknis, Ahli Forensik, Jaksa, Pengacara, Teknisi.

--> Partner yang cocok: ENTJ atau ESTJ

--> Tokoh: Albert Einstein, Charles Darwin, Socrates, J.K. Rowling, C.G. Jung, Sir Isaac Newton.

10. INTJ (Introvert, Intuition, Thinking and Judging)
--> Pemikir yang imajinatif dan orisinil. Memiliki motivasi tinggi untuk menjalankan ide-idenya hingga mencapai tujuan. Visioner, mandiri, dan percaya diri, memiliki kemampuan menganalisa yang bagus, skeptis, kritis, logis, dan kadang keras kepala.

--> Profesi yang cocok: Peneliti, Ilmuan, Insinyur, Pimpinan Militer.

--> Partner yang cocok: ENFP atau ENTP

-->Tokoh terkenal: John Adams, Issac Newton.

11. INFP (Introvert, Intuition, Feelings and Perceiving)
--> Orang yang puitis, baik hati dan altruisik, selalu ingin membantu aksi kebaikan. Perhatian dan peka, antusias dan setia, idealis dan perfeksionis, 
setia kepada prinsip yang digenggam.

--> Profesi yang cocok: Penulis, Sastrawan, Konselor, Psikolog, Pengajar, Seniman, Pemuka Agama.

--> Partner yang cocok ENFJ atau ESFJ

-->Tokoh: Audrey Hepburn, J. R. R. Tolkien, Putri Diana, William Shakespeare

12. INFJ (Introvert, Intuition, Feelings and Judging)
--> Pendiam dan mistis, tetapi idealis yang sangat menginspirasi dan tak kenal lelah. Perhatian, tekun, idealis, visioner. Selalu ingin memahami pola pikir orang lain.

--> Profesi yang cocok: Pengajar, Psikolog, Dokter, Konselor, Pekerja Sosial, Keagamaan.

--> Partner yang cocok: ESFP atau ESTP

-->Tokoh: Plato, C.G. Jung, George Harrison(The Beatles), Martin Luther King, Jr.

13. ISFJ (Introvert, Sensing, Feelings and Judging)
--> Pelindung yang sangat berdedikasi dan hangat, selalu siap membela orang yang dicintainya. penuh pertimbangan, serius, ramah, memiliki kemampuan mengorganisasi, detil, dan bisa diandalkan.

--> Profesi: Desainer, Konselor, Penjaga Toko/Perpustakaan, Dunia Perhotelan.

--> Partner yang cocok: ESFP atau ESTP

--> Tokoh: Mother Teresa, Michael Caine, Louisa May Alcott.

14. ISFP (Introvert, Sensing, Feelings and Perceiving)
--> Seniman yang fleksibel dan mengagumkan, selalu siap menjelajahi dan mengalami hal baru. Berpikiran praktis, menghindari konflik, cenderung tidak mau memimpin, santai.

--> Profesi yang cocok: Seniman, Desainer, Pekerja Sosial, Psikolog, Guru, Aktor.

--> Partner yang cocok: ESFJ atau ENFJ

--> Tokoh: Marilyn Monroe, Barbara Streisand, Jonatan Ive, Joern Ulzon.

15. ISTJ (Introvert, Sensing, Thinking and Judging)
--> Individu yang praktis dan mengutamakan fakta, yang keandalannya tidak dapat diragukan. Serius, senang pada fakta, tekun, pendengar yang baik, memegang aturan.

--> Profesi yang cocok: Polisi, Hakim, Pengacara, Dokter, Akuntan, Pemimpin Militer.

--> Partner yang cocoj: ESFP atau ESTP

--> Tokoh: George Washington, Ratu Elizabeth, Henry Ford.

16. ISTP (Introvert, Sensing, Thinking and Perceiving)
--> Experimenter yang pemberani dan praktis, menguasai semua jenis alat. Tenang, cenderung kaku, logis, rasional, kritis, percaya diri, pemecah masalah yang baik.

--> Profesi yang cocok: Polisi, Programmer, Ahli Komputer, Teknisi, Insinyur, Mekanik, Pilot, Atlet.

--> Partner yang cocok: ESTJ atau ENTJ

--> Tokoh: Tom Cruise, Clint Eastwood, Keith Richards.


   Kamu perlu tahu! Layaknya manusia, Teori ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan lho, Sobat. Intip yuk apa saja! 


● Kelebihan Teori Myers-Briggs:

1. Individu lebih mudah dipahami melalui tes kepribadian karena hanya ada 2 pilihan alternatif yaitu “Ya atau Tidak"

2. Dengan metode ENFJ dalam MBTI memudahkan individu untuk menyesuaikan pribadinya dengan pekerjaan yang di sukainya.

3. Individu menggunakan minat, bakat, kemampuan, dan niat dalam dirinya untuk memilih karir yang sesuai dengan. kepribadiaannya tanpa ada paksaan dari luar.

4. Tujuan dari MBTI dibuat untuk mempelajari tipe kepribadian berdasarkan teori Jung.

5. Individu mencoba menggunakan logika dan kekuatan analisa untuk mengambil keputusan karirnya berdasarkan fakta yang  ada dilingkungannya.

6. Dengan MBTI kita bisa memahami kelebihan (Strength) diri kita sekaligus kelemahan (Weakness) yang ada pada diri sendiri.

● Kekurangan Teori Myers-Briggs: 

1. Individu cenderung merasa terpaksa atas pilihannya, karena harus memilih salah satu pilihan yang keduanya dianggap sesuai dengan kemampuannya.

2. Individu lebih dituntut atas niat dalam dirinya saja, tanpa melihat faktor pendukung lain  yang berada dilingkungannya.


   Halo Sobat Calon Konselor, kita masuk nih ke permasalahannya.

   Jadi, bagi kamu baik itu anak SMP, SMA, Mahasiswa, dan masyarakat lainnya. Kamu bisa menggunakan teori ini untuk menentukan karir apa yang cocok sesuai dengan kepribadianmu. Nah, penerapan teori ini ialah, para guru BK, konselor, atau psikolog akan memberikan kamu tes soal dengan menggunakan instrumen MBTI itu sendiri. Jadi, dengan hasil tes kamu, para guru BK, konselor, atau psikolog yang memberi tes pada mu, akan memberitahu kamu, kamu itu termasuk dalam tipe kepribadian yang bagaimana, dan apa karir yang cocok dengan kepribadian kamu itu.

   Oh iya Sobat, penerapan teori ini pada jenjang TK dan SD belum ada penelitian yang dilakukan. Bahkan, pada jenjang SMP pun penerapannya masih belum kompleks.



   Nah Sobat Konselor, itu tadi penjelasan seputar Teori Myers-Briggs, salah satu teori karir. Oh iya Sobat, jangan lupa ya cek seperti apa dirimu dengan lihat ciri-ciri dari tiap tipenya. Semoga pembahasan ini dapat membantu kamu ya, Sobat. Terimakasih, Salam Calon Konselor🙏🏼.




Referensi:

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Myers-Briggs_Type_Indicator

https://campuspedia.id/kabar/mengenal-16-tipe-kepribadian-mbti-lebih-dalam-part-1/ 

https://campuspedia.id/kabar/mengenal-16-tipe-kepribadian-mbti-lebih-dalam-part-2/

http://immbpp.blogspot.com/2013/12/teori-karir-mbti-atau-myers-briggs-type.html?m=1

https://dosenpsikologi.com/tipe-kepribadian-mbti







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

UTS BK KARIR M. ICHSAN RINALDI